Demo Mahasiswa di Jakarta Pusat, Hindari Macet. Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI dan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada 3 Februari 2026 siang. Aksi ini menolak kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dikabarkan akan diberlakukan Maret 2026, serta menuntut evaluasi kebijakan subsidi energi dan transparansi anggaran negara. Massa bergerak dari Patung Kuda menuju Istana Merdeka, menyebabkan penutupan Jalan Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat. Polisi lalu lintas mengalihkan arus kendaraan ke Jalan Sudirman-Thamrin alternatif dan Jalan Gatot Subroto, tapi kemacetan parah terjadi di sepanjang koridor Sudirman-Thamrin hingga sore hari. INFO CASINO
Rute dan Titik Macet Parah: Demo Mahasiswa di Jakarta Pusat, Hindari Macet
Aksi dimulai pukul 10.30 WIB dari Patung Kuda, kemudian massa bergerak ke Bundaran HI sekitar pukul 11.15 WIB. Penutupan total diberlakukan di Jalan Thamrin (dari Sarinah hingga Bundaran HI) dan Jalan Medan Merdeka Barat (depan Istana). Titik macet terparah:
Jalan Sudirman arah Selatan (dari Semanggi hingga Bundaran HI): macet total hingga 5 km.
Jalan Gatot Subroto arah Utara (dari Semanggi hingga Kuningan): antrean panjang hingga 3 km.
Jalan Rasuna Said dan Jalan HR Rasuna Said: macet parah karena pengalihan dari Sudirman.
Jalan MH Thamrin arah Utara (dari Sarinah hingga Harmoni): lumpuh total.
Petugas lalu lintas menyarankan pengendara menghindari koridor Sudirman-Thamrin dan menggunakan alternatif Jalan Letjen S. Parman, Jalan Kyai Haji Mas Mansyur, atau Jalan Tanah Abang. Kemacetan juga menjalar ke Jalan Kebon Sirih dan Jalan Menteng Raya.
Tuntutan Mahasiswa dan Respons Aparat: Demo Mahasiswa di Jakarta Pusat, Hindari Macet
Mahasiswa menuntut pembatalan rencana kenaikan BBM nonsubsidi, evaluasi formula harga BBM yang mengikuti MOPS Platts, serta peningkatan transparansi dana kompensasi energi. Aksi berlangsung damai tanpa bentrok, dengan massa membawa spanduk “BBM Naik, Rakyat Susah” dan “Tolak Kenaikan BBM, Prioritaskan Rakyat”.
Polisi melakukan pengamanan ketat dengan ribuan personel dari Polda Metro Jaya dan Brimob. Tidak ada laporan kekerasan atau penangkapan hingga sore hari. Perwakilan mahasiswa diterima oleh staf Sekretariat Kabinet untuk menyampaikan aspirasi. Polda Metro Jaya meminta masyarakat menghindari kawasan Thamrin-Monas dan menggunakan transportasi umum atau jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan.
Dampak Lalu Lintas dan Saran Pengendara
Kemacetan parah terjadi di hampir seluruh koridor Sudirman-Thamrin hingga radius 5 km. Waktu tempuh dari Senayan ke Harmoni mencapai 2–3 jam. TransJakarta mengalami keterlambatan signifikan di koridor 1 (Blok M–Kota) dan koridor 2 (Harmoni–Panglima Polim). Kereta Commuter Line juga mengalami lonjakan penumpang karena banyak warga beralih dari kendaraan pribadi.
Saran pengendara:
Hindari Jalan Thamrin, Medan Merdeka Barat, Sudirman, dan sekitar Monas hingga malam hari.
Gunakan alternatif Jalan Letjen S. Parman, Jalan Kyai Haji Mas Mansyur, Jalan Tanah Abang, atau Jalan Gunung Sahari.
Manfaatkan TransJakarta, MRT, atau LRT untuk menghindari kemacetan.
Pantau informasi lalu lintas melalui aplikasi Waze, Google Maps, atau Twitter resmi @TMCPoldaMetro.
Kesimpulan
Aksi mahasiswa di Jakarta Pusat hari ini berhasil menyuarakan tuntutan penolakan kenaikan BBM, tapi juga menyebabkan kemacetan parah di koridor Thamrin-Sudirman. Polisi melakukan pengamanan ketat dan pengalihan arus lalu lintas, meski kemacetan tetap meluas hingga radius beberapa kilometer. Warga diimbau menghindari kawasan tersebut dan menggunakan transportasi umum atau jalur alternatif. Semoga aspirasi mahasiswa didengar dan situasi lalu lintas segera normal kembali. Jakarta tetap jalan terus—tetap sabar dan saling menghargai di jalan raya!