Hujan Lebat Guyur Jabodetabek & Genangan Meluas. Hujan lebat kembali mengguyur wilayah Jabodetabek sejak Jumat malam 6 Februari 2026 hingga Sabtu pagi 7 Februari. Intensitas hujan mencapai kategori lebat hingga sangat lebat di beberapa titik, menyebabkan genangan air meluas di puluhan ruas jalan utama dan kawasan permukiman. BMKG mencatat curah hujan kumulatif 80–180 mm dalam 12 jam terakhir di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan. Akibatnya, banjir rob dan luapan sungai kecil semakin memperparah situasi, dengan ketinggian genangan bervariasi antara 30–120 cm. BPBD DKI Jakarta dan sekitarnya melaporkan lebih dari 15.000 jiwa terdampak dan ratusan rumah terendam. INFO CASINO
Wilayah Paling Parah dan Ketinggian Genangan: Hujan Lebat Guyur Jabodetabek & Genangan Meluas
Genangan terparah terjadi di:
Jakarta Selatan: Jagakarsa, Pesanggrahan, Mampang Prapatan, dan Kebayoran Lama (genangan 70–120 cm di Jl. RS Fatmawati Raya, Jl. Tb Simatupang, dan kawasan Kemang).
Jakarta Timur: Duren Sawit, Makasar, dan Cakung (genangan 50–100 cm di Jl. I Gusti Ngurah Rai, Jl. Raya Bogor, dan sekitar Kali Malang).
Bekasi: Bekasi Barat dan Bekasi Timur (genangan 60–110 cm di Jl. Ahmad Yani, Jl. Juanda, dan kawasan Summarecon Bekasi).
Depok: Pancoran Mas dan Sawangan (genangan 40–90 cm di Jl. Raya Margonda dan sekitar Situ Cilodong).
Tangerang Selatan: Ciputat dan Serpong (genangan 50–100 cm di Jl. RE Martadinata dan kawasan BSD).
Beberapa sungai kecil seperti Kali Krukut, Kali Pesanggrahan, dan Kali Angke meluap karena debit tinggi dan drainase tersumbat sampah. Banjir rob juga melanda kawasan pesisir utara Jakarta seperti Pluit dan Ancol akibat pasang tinggi yang mencapai 1,2 meter.
Dampak terhadap Lalu Lintas dan Aktivitas Warga: Hujan Lebat Guyur Jabodetabek & Genangan Meluas
Genangan menyebabkan kemacetan parah di Jl. Tb Simatupang, Jl. Raya Bogor, Jl. Ahmad Yani Bekasi, dan Jl. RE Martadinata Tangerang Selatan. Beberapa ruas jalan ditutup sementara, termasuk underpass Tomang, Kampung Melayu, dan Jl. Inspeksi Kalimalang. TransJakarta mengalihkan beberapa rute koridor 5, 7, dan 9, sementara KRL Commuter Line melaporkan keterlambatan di lintas Bogor dan Bekasi karena genangan di rel.
Aktivitas warga terganggu: ratusan rumah di RW 01–05 Jagakarsa, RW 03 Duren Sawit, dan kawasan Kampung Rambutan terendam hingga 80–100 cm. Lebih dari 3.000 jiwa mengungsi sementara ke posko-posko di masjid dan balai warga. Beberapa sekolah di Jakarta Selatan dan Bekasi meliburkan siswa pada Sabtu pagi karena akses sulit dan risiko genangan listrik.
Upaya Penanganan dan Rekomendasi BMKG
BPBD DKI Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang Selatan mengaktifkan posko gabungan sejak Jumat malam. Tim penyedot air dan pompa mobile dikerahkan di 120 titik genangan prioritas. Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta melakukan pengerukan drainase dan normalisasi kali kecil. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air minum, selimut, dan obat-obatan sudah disalurkan ke posko-posko pengungsian.
BMKG memperpanjang status siaga hingga 7 Februari malam dengan potensi hujan lebat, kilat/petir, dan angin kencang masih mungkin terjadi. Masyarakat diimbau:
Hindari melintasi genangan air yang dalam atau arus deras.
Waspada banjir susulan jika hujan kembali lebat.
Tidak memaksakan melintasi jalan yang terendam.
Pantau informasi resmi melalui aplikasi Info BMKG dan BPBD setempat.
Pemerintah daerah juga diimbau mempercepat pembersihan drainase dan memastikan pompa stasioner berfungsi optimal.
Kesimpulan
Hujan lebat yang mengguyur Jabodetabek sejak malam 6 Februari 2026 menyebabkan genangan meluas di puluhan ruas jalan dan kawasan permukiman. Meski tidak menimbulkan korban jiwa baru, banjir dan genangan mengganggu mobilitas dan aktivitas warga. Respons cepat BPBD dan dinas terkait sudah terlihat dengan penyedotan air dan distribusi bantuan, namun potensi hujan lanjutan hingga 7 Februari malam tetap tinggi. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan resmi. Semoga hujan segera reda dan genangan bisa surut cepat. Kesiapsiagaan dan kerjasama antarwarga menjadi kunci menghadapi cuaca ekstrem musim ini. Tetap aman di jalan dan saling bantu sesama warga terdampak.